Senin, 08 Juli 2013

Pengertian dan Contoh Kata Imbuhan

| Senin, 08 Juli 2013 |

Imbuhan dalam Bahasa Indonesia terdiri atas awalan, sisipan, akhiran, dan gabungan. Penulisan imbuhan tersebut dilakukan dengan cara merangkaikannya dengan kata yang dilekatinya. Dengan kata lain, penulisan imbuhan disatukan degan kata yang mengikutinya.

Perhatikan tabel penulisan contoh kata imbuhan berikut ini!


Imbuhan
Bentuk Dasar
Bentuk Berimbuhan
Ber-
sidang
bersidang
-em-
getar
gemetar
-an
anggar
anggaran
Pe(N)-an
bangun
pembangunan
Per-an
tanggung jawab
pertanggungjawaban
Ke-an
Tidak adil
ketidakadilan
a-
moral
amoral
Swa-
daya
swadaya
Is-
pancasila
pancasilais
tuna
karya
tunakarya
non
pribumi
nonpribumi
non
Indonesia
Non-Indonesia

Jika diperhatikan contoh kata imbuhan (bentuk terikat) pada tabel, terlihat bahwa cara penulisan imbuhan yang melekat pada kata (kata dasar atau kata majemuk) dan frasa disatukan. Namun, bila dasarnya berawal dengan huruf kapital, maka antara keduanya harus diberi tanda hubung (-) sebagai penyatunya seperti kata Indonesia dan kata imbuhan non.

 
© Copyright 2013Pelajaran Bahasa Indonesia